Langsung ke konten utama

Postingan

Jjimdak, Olahan Ayam Untuk Musim Panas

Siapa yang tak tergiur dengan presentasi nan cantik jjimdak. Potongan ayamnya berwarna coklat dengan kuah yang kental. Jjimdak menjadi favorit warga Korea saat musim panas. Makanan nan mengenyangkan ini layak Anda coba saat berlibur ke negeri gingseng ini. Jjimdak terdiri dari ayam, cabai, jamur, wortel sayuran lainnya yang dipadu dengan kecap dan kaldu. Rasanya gurih dan pedas. Sesuai dengan selera kebanyakan orang Indonesia. Karena rasa pedasnya ini, jjimdak biasanya dimakan bersama dongchimi yakni kimchi yang terbuat dari lobak. Dongchimi digunakan untuk menetralisir rasa pedas yang mungkin bagi sebagian orang terlalu menyengat. Makanan ini berasal dari kota Andong, Propinsi Gyeongsangbuk. Ada banyak cerita yang mengungkap sejarah jjimdak. Beberapa diantaranya mengatakan bahwa Jjimdak adalah makanan khusus masyarakat Andong selama periode Joseon yang hanya dimakan untuk acara-acara khusus saja. Kisah yang lain mengatakan bahwa asal muasal jjimdak bermula dari tahu...

Mie Soba untuk Musim Panas

Dalam satu mangkuk ada mie soba yang dihiasi irisan daging sapi, telur rebus, mentimun dan buah pir. Mie soba ditata rapi dengan kuah yang menggenang. Lezat!. Itulah naengmyeon, mie soba yang paling dicintai di Korea. Mungkin terasa berlebihan, tapi itulah naengmyeon yang menjadi salah satu hidangan unggulan musim panas. Anda harus mencicipinya. Uniknya, naengmyeon pertama kali muncul di Korea Utara sebagai hidangan yang dimakan hanya pada bulan-bulan musim dingin. Sedangkan di Korea Selatan, Naengmyeon justru lebih sering dimakan saat musim panas dengan saus pedas dan cabai merah diatasnya. Makanan ini juga berumur sangat tua karena sudah ada sejak dinasti Joseon berkuasa. Naengmyeon lazimnya disajikan dalam sebuah mangkuk stainless berukuran besar dengan kaldu dan mentimun yang dipotong memanjang. Irisan pir Korea, telur rebus dan daging sapi disusun dengan rapi diatas mie soba. Beberapa orang menambahkan saus pedas untuk tambahan rasa. Secara tradisional, mie sob...

Gaya Berpakaian Ala Korea

Sebelum berlibur ke Korea, ada baiknya Anda mengamati dulu fashion trend apa yang sedang digandrungi warga negeri gingseng ini. Dengan begitu Anda bisa berlibur dengan gaya dan citarasa “sangat Korea”. Gaya berpakaian ala Korea sebenar nya cukup simple dengan permainan warna yang segar.  Gaya berbusana Korea lebih sering mengunakan prinsip mix and match, cocok untuk para wisatawan yang tidak bisa membawa pakaian dalam jumlah banyak. Nah, secara umum style Korean look – khususnya untuk wanita- harus mengikuti beberapa hal. Yang pertama, mengenakan atasan dan bawahan yang simple dan unik.  Seperti kaos, cardigans atau jaket unik. Bawahan yang biasa digunakan untuk style Korean look adalah mini dress, stocking, hotpants atau rok mini. Stocking digunakan karena cuaca Korea yang cenderung dingin. Dengan stocking yang berwarna cerah akan membuat penampilan menjadi lebih menarik. Hotpants dan rok mini juga sering menjadi fashion item wajib orang Korea. Dua item in...

Gaya Makanan era Kerajaan Korea

Jika Anda penggemar K-drama seperti Daejanggeum atau Jewel In The Palace, pasti sering menyaksikan sajian masakan istana yang dihidangkan kepada keluarga raja. Seiring dengan makin populernya budaya Korea, banyak turis yang ingin mengetahui bagaimana sejarah dan gambaran singkat sajian kerajaan. Makanan yang disiapkan untuk raja disebut dengan “sura” sedangkan meja yang digunakan untuk menata semua sajian disebut dengan “surasang”. Uniknya, kata-kata “sura” bukanlah kata asli Korea namun istilah dari Mongolia yang diperkenalkan pada Dinasti Goryeo. Surasang disajikan dua kali sehari yakni pada pukul 10 pagi dan 5 sore. Di antara waktu makan tersebut disajikan makanan ringan pada pukul 2 siang. Sedangkan untuk mengawali hari, dihidangkan chojoban atau sarapan pagi berupa semangkuk bubur. Saat masa pemerintahan Raja Gojong dari dinasti Joseon, kerajaan tidak mengenal minuman beralkohol. Selama periode pemerintahannya yakni pada 1863 – 1907, istana lebih mengenal cide...

Everland Resort, Taman Bermain Kala Malam

Everland adalah salah satu taman bermain yang makin elok saat malam. Dimana lampu-lampu memberikan cahayanya yang terang. Disinilah, wisata keluarga yang unik bisa menjadi pengalaman wisata yang tidak akan terlupakan. Everland bisa dkunjungi  sejak pukul 9.30 pagi hingga 10 malam. Everland dibuka pada tahun 1976 sebagai taman keluarga pertama di Korea. Pada awal pembukaan, Everland dinamai dengan Yongin Jayeon Nongwon. Nama tersebut dianggap kurang “internasional” sehingga diubah menjadi Everland. Taman Everland ini mempunyai lebih dari 40 wahana permainan dan atraksi. Tidak hanya itu, taman safari juga ditambahkan untuk menghibur pengunjung dengan titel “Safari World”. Di bulan April 2010, bertambah satu lagi wahana safari yakni Herbivore Safari yang membuat pada pengunjung dekat dan mempunyai hubungan personal dengan jerapah, gajah dan unta. Pengunjung akan dibiarkan melihat binatang-binatang itu dari dekat. Everland dibagi kedalam 5 bagian yakni American Adve...

Menghabiskan Malam di Dongdaemun

Pada malam hari kawasan Dongdaemun sangat ramai. Banyak kawula muda berkumpul dan melakukan aktivitas hingga dini hari. Itu sebabnya Dongdaemun tidak hanya menjadi kawasan belanja namun juga salah satu jantung kehidupan malam di Seoul. Bosan denga baju atau pakaian dari merek-merek yang itu-itu saja, datanglah ke Dongdaemun. Berbelanjalah ke beberapa shopping malls seperti Doota, Migliore, Hello dan Good Mornic City. Harga pakaian di tempat ini jauh lebih murah daripada di beberapa departemen store. Soal model tak perlu risau karena mereka menjual aneka pakaian dengan tren terbaru seperti yang biasa Anda lihat di K-Drama. Selain itu, puaskan nafsu berbelanja Anda dengan mengunjungi pasar baju yang berada di tenda-tenda kuning. Pasar di area terbuka ini berada dekat Dongdaemun History dan Culture Park Station. Lewat tengah malam, Dongdaemun belum juga sepi. Para retailer mulai melakukan kegiatan bisnisnya dengan mendatangi beberapa toko grosir seperti Nuzzon, Yours d...

Menikmati Malam di Tepian Sungai Hangang

Sungai Han atau yang kerap disebut dengan Hangang river adalah sungai yang mengalir melewati Seoul dan bergabung dengan sungai Imjin hingga akhirnya bermuara ke Laut Kuning. Di sepanjang sungai Han ini setidaknya ada bermacam-macam kafe yang menjadi tempat untuk nongkrong muda mudi di Korea. Satu yang paling populer adalah cafe yang berada di dekat jembatan Yanghwa. Kafe yang pertama  terletak di sisi barat jembatan dengan menu ala western bernama Seonyu Cafe. Sedangkan kafe yang  berada di bagian timur bernama Yanghwa Cafe dengan sajian masakan oriental.  Keduanya bisa diakses dengan menggunakan elevator dari Taman Hangang. Bersantai di Seonyu Kafe kita akan bisa mencicipi masakan-masakan barat dan melihat dari kejauhan beberapa landmark kota seperti taman Seonyudo, jembatan Seonsan dan beberapa panorama lain. Sebaliknya, di Cafe Yanghwa  kita akan disuguhi suasana yang lebih tradisional. Dari titik ini pengunjung bisa sambil melihat National As...