Uniknya, naengmyeon pertama kali muncul
di Korea Utara sebagai hidangan yang dimakan hanya pada bulan-bulan
musim dingin. Sedangkan di Korea Selatan, Naengmyeon justru lebih sering
dimakan saat musim panas dengan saus pedas dan cabai merah diatasnya.
Makanan ini juga berumur sangat tua karena sudah ada sejak dinasti
Joseon berkuasa.
Naengmyeon lazimnya disajikan dalam
sebuah mangkuk stainless berukuran besar dengan kaldu dan mentimun yang
dipotong memanjang. Irisan pir Korea, telur rebus dan daging sapi
disusun dengan rapi diatas mie soba. Beberapa orang menambahkan saus
pedas untuk tambahan rasa. Secara tradisional, mie soba yang digunakan
dalam naengmyeon tidak dipotong alias dibiarkan memanjang. Hal ini bukan
tanpa sebab karena mie yang panjang melambangkan umur panjang dan
kesehatan yang baik. Namun kini Anda bisa meminta pelayan restoran
dimana Anda makan untuk memotong mie agar tak kerepotan saat makan.
Tempat makan yang kedua adalah Ojangdong
Hamheung Naengmyeon yang menjadikan naengmyeon sebagai menu unggulan.
Racikan khususnya yang digandrungi pengunjung adalah
hamheung-naengmyeon. Yakni mie dingin yang dibuat dengan tepung dan
dicampur pasta lada merah. Jika merasa terlalu pedas, coba tambahkan
lobak parut yang akan mendinginkan lidah Anda. Enak bukan? Restoran yang
berada di Seoul ini bisa Anda jangkau dengan naik Seoul subway line 2
atau 5 menuju Euljiro 4-ga Station melalui pintu exit 8.
Komentar
Posting Komentar